Jan 3, 2022

,

AC Central: Sistem Tata Udara Terbaik di Masa Pandemi

AC Central

Setelah hampir 3 bulan lamanya berkerja dari rumah, akhirnya Pemerintah memberikan kelonggaran atas pembatasan sosial dengan menerapkan kebijakan new normal atau tatanan kehidupan baru. Di mana masyarakat diminta untuk beradaptasi dengan kebiasaan dan pola hidup baru saat melakukan aktivitas secara normal.

Di tempat kerja, penerapan new normal ini diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

Di mana perusahaan yang melaksanakan WFO (Work From Office) harus memperhatikan panduan pencegahan Covid-19 sebagaimana yang tertuang dalam surat keputusan dari Kementerian Kesehatan Indonesia.

Kantor tempat saya bekerja menjadi salah satu yang melaksanakan WFO. Nah, mengimplementasikan kebijakan tadi, saat tiba di tempat kerja biasanya saya harus mengikuti prosedur pengecekan oleh tim penanganan Covid-19 yang dibentuk di tempat kerja.

Dimulai taat tiba di pintu masuk, setiap karyawan wajib menggunakan masker dan bersedia dicek suhu tubuhnya. Setelah itu barulah karyawan diizinkan masuk ke area kerja dengan tak lupa mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir terlebih dahulu. Selama bekerja pun saya tetap menjaga jarak aman dan memastikan area kerja senantiasa bersih dan higienis. Mulai dari gagang pintu, pegangan tangga, peralatan kantor bahkan sirkulasi udara yang baik.

Ya. Kualitas udara yang kita hirup dalam ruangan juga menjadi hal wajib yang harus diperhatikan.

Peran Sistem Tata Udara dalam Upaya Pencegahan Covid-19 di Tempat Kerja

Kualitas udara yang baik bergantung dengan bagaimana penerapan sistem tata udara di ruangan tersebut. Umumnya konsep gedung perkantoran saat ini masih belum memiliki desain sirkulasi udara yang maksimal. Sementara ruang kerja yang menggunakan pendingin suhu atau AC disarankan untuk memasukkan udara segar dari luar sebanyak-banyaknya. Hal ini dilakukan agar konsentrasi virus yang tidak terlihat di sekitar kita menurun.

Sebab, virus Covid-19 selain menyebar melalui kontak langsung antar manusia yang telah terpapar dan benda-benda yang ada di sekitar, juga bisa menyebar melalui udara. Sebagaimana yang dinyatakan WHO, bahwa droplet yang berasal dari tubuh penderita Covid-19 dapat melayang-layang di udara hingga 8 jam lamanya.

Jelas ini fakta yang cukup mengerikan bagi saya. Terlebih ruang kerja yang saya tempati bersama 4 rekan kerja saya lainnya hanya memiliki 1 jendela sebagai sirkulasi udara. Jendela ini pun tak pernah dibuka sebab ada AC Split yang terpasang dalam ruangan selalu menyala selama 8 jam.

Bisa dibayangkan kalau ada salah satu di antara kami ada yang terpapar Covid-19, maka droplet dari tubuh yang terpapar tersebut dapat melayang-layang di dalam ruangan dan akan mendarat lebih cepat pada tubuh orang lain yang belum terinfeksi.

Lalu solusinya bagaimana?

Untuk menghasilkan kualitas udara yang sehat, maka pengaturan tata udara dalam gedung tersebut dapat dimaksimalkan dengan memilih sistem HVAC (Heating, Ventilation, Air Conditioning) yang tepat diserta komponen maupun teknologi pendukung lain yang mampu membunuh virus dan kuman di sekitar kita.  

AC Central : Sistem Tata Udara Terbaik untuk Gedung Perkantoran di Era Pandemi Covid-19

AC Central mungkin salah satu jenis pendingin ruangan yang jarang kita dengar dan temui sehari-hari. Yang paling familiar dengan kita adalah AC Split bukan? Untuk itu, sekarang mari kita mengenal tentang AC Central lebih dekat.

Sesuai dengan namanya “Central” yang berarti di tengah-tengah, AC Central atau AC Ducting merupakan salah satu jenis pendingin ruangan yang sistem pendinginannya di kontrol pada satu titik yang kemudian didistribusikan/dialirkan secara terpusat ke seluruh ruangan. Penggunaan AC central ini bisa kita temukan pada bangunan-bangunan besar seperti perkantoran, hotel, mall, bandara, dan jenis bangunan lainnya.

Itulah kenapa jika berkunjung ke mall atau hotel kita pasti bisa merasakan hawa dingin padahal tidak alat pendingin yang terpasang kan? Sebenarnya kalau diperhatikan kita akan menemukan lubang udara (diffuser) yang tertempel pada bagian langit-langit ruangan sebagai media yang mengeluarkan udara dingin.

Nah, AC Central ini menjadi opsi paling tepat untuk diterapkan di gedung perkantoran, terlebih di era pandemi seperti saat ini. Sebab udara yang kita hirup tentu harus terjaga kualitasnya kan?

Ada beberapa alasan yang mendasari kenapa AC Central menduduki pilihan terbaik untuk diterapkan di gedung perkantoran. Alasan sederhananya karena penggunaan AC Central akan memperindah ruangan dan meniadakan suara bising saat digunakan maupun saat terjadi kerusakan. Sementara alasan krusialnya karena AC Central memiliki komponen-komponen pendukung yang dapat memaksimalkan kualitas udara yang dihasilkan.

Lalu komponen-komponen apa saja yang terdapat pada AC Central? Oke, mari kita bahas satu per satu.


1. Chiller

Komponen ini merupakan mesin refrigerasi yang berfungsi mendinginkan air pada evaporator untuk kemudian dialirkan ke dalam mesin penukar kalor atau FCU (Fan Coil Unit) / AHU (Air Handling Unit). Berdasarkan kompresornya Chiller terbagi menjadi 3 jenis yaitu Reciprocating, Screw dan Centrifugal. Sementara berdasarkan kondensornya Chiller terbagi menjadi 2 jenis yaitu Water Cool Water Chiller dan Air Cool Water Chiller.

Untuk Chiller jenis Water Cool metode pembuangan panasnya dilakukan melalui Cooling Tower dengan media pompa. Chiller jenis ini cocok digunakan untuk gedung perkantoran yang besar dan bertingkat. Sementara itu, Chiller jenis Air Cool metode pembuangan panasnya dilakukan melaui Fan. Air Cool Water Chiller cocok diterapkan untuk gedung perkantoran berkapasitas kecil.

 

2. AHU (Air Handling Unit)

AHU merupakan mesin penukar kalor yang berfungsi menyedot udara dari dalam ruangan, kemudian dicampur dengan udara segar yang berasal dari lingkungan sekitar dengan komposisi yang dikehendaki.

Selanjutnya udara panas tersebut dialirkan melewati filter, fan centrifugal dan cooler coil (koil pendingin) yang terdapat di dalam AHU sehingga menjadi udara dingin untuk kemudian di distribusikan ke seluruh ruangan melalui ducting (saluran udara)

 

3. HEPA Filter

Komponen ini memiliki fungsi sebagai pembersih/pensteril udara dengan menyaring kuman maupun partikel sejenis sehingga udara yang dihasilkan dalam ruangan tersebut memiliki kualitas yang sehat dan higienis. Berdasarkan hasil pengujian oleh Institut Ilmu Pengetahuan dan Teknologi lingkungan, HEPA Filter dapat menjerat 99.97% partikel terkecil berukuran 0.3 mikron.

 

4. Fan

Komponen ini diperlukan untuk mengatasi hambatan aliran udara yang disebabkan oleh komponen seperti saluran ataupun peredam. Jenis fan yang dapat dipilih yaitu centrifugal dan aksial.

 

5. Ducting

Ducting atau saluran udara digunakan sebagai media penyalur seperti supply air, return air, dan exhaust air. Ada beberapa jenis material yang dapat dipilih, yaitu baja lapis seng (BJLS) tanpa isolasi, dengan isolasi luar, dan dengan isolasi luar dan dalam.


Itulah komponen-komponen pendukung yang menjadikan AC Central sebagai pilihan sistem tata udara terbaik untuk diterapkan di gedung perkantoran di masa pandemi.