Jul 31, 2021

Kangpho dan Drawa: Yuk, Dukung Pergelaran PON XX Papua 2021 Bersama Sang Mentari Harapan dari Timur

Setelah ditunda selama satu tahun PON XX Papua akhirnya akan digelar pada Oktober 2021 mendatang. Sebelumnya PON XX Papua dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober – 02 November 2020. Namun, adanya pandemi Covid-19 pemerintah akhirnya memutuskan untuk menunda pelaksanaan pesta olahraga tersebut.

Seperti yang kitorang tahu, pandemi Covid-19 telah melanda sejumlah negara di berbagai belahan dunia. Hal itu mempengaruhi berbagai persiapan yang dilakukan, mulai dari pengerjaan venue, pengadaan peralatan, hingga latihan atlet yang terhenti dan terpaksa harus latihan mandiri. 

Penundaan satu tahun dinilai cukup untuk melakukan persiapan yang sebelumnya sempat terhenti. Kini pergelaran PON XX tinggal menghitung hari lagi. Acara besar tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada 02 hingga 15 Oktober 2021 di Papua.


Papua Terpilih Sebagai Tuan Rumah dalam Pergelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) yang ke-20

Pekan Olahraga Nasional (PON) adalah pesta olahraga yang diadakan setiap empat tahun sekali dan diikuti oleh atlet-atlet pilihan dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Selain ajang berprestasi dalam bidang olahraga, acara PON juga dimaksudkan untuk memupuk rasa persaudaraan, persatuan dan kesatuan dari seluruh nusantara.

Sumber: kompasmedia.kompas.id

Dalam sejarahnya, Pekan Olahraga Nasional (PON)  pertama kali diadakan di kota solo pada tahun 1948, kemudian diikuti provinsi lain dari berbagai pulau di Indonesia. Sejak pertama kali diselenggarakan, Pekan Olahraga Nasional (PON) sudah digelar sebanyak 19 kali.

Pada pergelaran ke-20, Pekan Olahraga Nasional (PON) akhirnya dilaksanakan di wilayah timur Indonesia tepatnya di Provinsi Papua. Provinsi Papua memperoleh suara terbanyak dalam pemungutan suara pada RAT KONI (Rapat Anggota Tahunan Komite Olahraga Nasional Indonesia) pada tahun 2014 yaitu sebanyak 66 suara mengalahkan provinsi Aceh dan Bali.

Pemilihan Provinsi Papua sebagai tuan rumah kemudian diresmikan dalam Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 0110 tahun 2014 tentang Penetapan Pemerintah Provinsi Papua sebagai Tuan Rumah Pelaksanaan PON XX Tahun 2020. Adanya Pekan Olahraga Nasional (PON) diharapkan mampu mendorong laju perekonomian dan pembangunan infrastruktur di Provinsi Papua.

Nah, pada kesempatan ini Kangpho dan Drawa akan mengajak ko untuk berkelana menengok pesona Papua. Tapi sebelum itu ko perlu berkenalan dulu dengan Kangpho dan Drawa. Siapa sih, dorang ini?

Kangpho dan Drawa adalah Maskot PON XX Papua 2021. Kangpho dan Drawa adalah dua hewan khas Papua. Kangpho merupakan Kanguru Pohon Mantel Emas dan Drawa merupakan Burung Cenderawasih.

Selama ini, kanguru dikenal sebagai satwa khas Australia, tapi ternyata ada juga di Papua. Kanguru pohon mantel emas atau dalam bahasa ilmiahnya Dendrolagus Pulcherrimus adalah sejenis kanguru pohon. Kanguru ini berwarna coklat muda, dengan  rambut halus di seluruh tubuhnya. Namun pada bagian pipi, leher dan kakinya berwarna kekuningan, karenanya kanguru satu ini dijuluki mantel emas.

Sementara itu, Burung Cendrawasih atau dalam bahasa ilmiahnya Paradisaea Raggiana banyak ditemukan di Papua tepatnya di Papua bagian tenggara. Inilah alasan kenapa Papua juga disebut sebagai bumi cenderawasih.

Satwa ini kenal karena keindahan bulunya. Bulunya memiliki kombinasi warna merah, cokelat dan abu-abu pada bagian kaki, sementara pada bagian mata berwarna kuning.

Maskot Kangpo menggunakan rumbai pada bagian kepala dan pinggang sebagai representasi busana kebesaran asal Papua, yang dilengkapi dengan ukiran pada ikat pinggang. Kangpo juga dilengkapi dengan ikon Gunung Jayawijaya yang ditempatkan pada bagian depan mahkota.

Maskot Drawa, juga memiliki mahkota dan rumbai. Bagian dada juga dilengkapi dengan tali merah putih, juga warna jingga pada bagian dalam tubuhnya sebagai lambang kehangatan, persahabatan, dan cinta kasih. Warna kuning mewakili warna cendrawasih yang melambangkan semangat dan kegembiraan. Jumlah sayap, ekor, dan jari pada kedua kaki Drawa mencirikan jadwal pembukaan PON 2020, yakni 20 Oktober 2020, pukul 20.00 WIT.

Kedua jenis hewan ini dilindungi karena populasinya yang nyaris punah. Ko pun punya peran besar dalam menjaga habitatnya agar terhindar dari kepunahan. 

Kanguru Pohon Mantel Emas (Sumber: kabarpapua.co) 

Burung Cendrawasih (Sumber: indonesia.go.id)


Baiklah, sesuai janji di awal sekarang saatnya Kangpho dan Drawa ajak ko berkelana di bumi cendrawasih. Lets go!


Papua Tebarkan Pesonanya Hingga ke Kancah Dunia

Pesona dan kekayaan alam yang melimpah ruah menjadikan Papua dikenal dengan julukan “Surga Kecil di Timur Indonesia.” Begitu menginjakkan kaki di tanah Papua ko akan disuguhi oleh keindahan alam yang masih alami dan tak ada duanya. Mulai dari wisata bawah air, padang rumput, hingga pegunungan.

Sumber: beritapapua.id

Salah satu destinasi wisata yang terkenal adalah Raja Ampat. Sedari kecil ko pasti sudah sering mendengar Raja Ampat disebut-sebut baik melalui televisi maupun dari mulut ke mulut. Dan ko tahu tidak? Saking mempesonanya Raja Ampat bahkan dinobatkan sebagai wisata diving terbaik dunia versi Dive Magazine mengalahkan Malapascua di Filipina.

Selain Raja Ampat masih banyak destinasi wisata lain yang juga tak kalah menarik. Beberapa di antaranya seperti Lembah Baliem, Taman Nasional Lorentz, Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Taman nasional Wasur, Danau Sentani, Danau Paniai dan masih banyak lagi.


Muda-Mudi Papua, Sang Mentari Harapan Baru dari Timur

Mentari harapan baru dari timur merupakan tema yang diusung oleh PON XX Papua sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan pesta olahraga di tingkat nasional. Tema ini menyiratkan sebuah cita-cita dan dorongan kepada muda-mudi Papua untuk terus berprestasi baik di kancah nasional maupun internasional.

Kendati Papua jauh dari ibukota negara, tapi Papua memiliki generasi-generasi yang berbakat. Hal itu dibuktikan dengan muda-mudi asal Papua yang terus menorehkan prestasinya di berbagai bidang. Nama-nama berikut ini pasti sudah tidak asing lagi di telinga ko. 

Yanto Basna

Rudolof Yanto Basna, pemuda kelahiran Sorong, 12 Juni 1995 adalah pemain sepak bola Indonesia. Yanto Basna pernah bergabung di Timnas U-19 menggantikan Ryuji Utomo yang cedera untuk tampil di Kejuaraan U-19 AFC 2014. Selain Timnas U-19, Pemuda berusia 26 tahun ini juga pernah bergabung di Mitra Kukar.

Dalam turnamen Piala Jenderal Sudirman 2015, Yanto Basna dinobatkan sebagai pemain terbaik. Kini, Yanto Basna bermain untuk Klub Liga Thailand, Sukhotai.

Lisa Rumbewas

Raema Lisa Rumbewas, perempuan kelahiran 10 September 1980 adalah seorang atlet putri angkat besi asal Indonesia. Pada Olimpiade Sydney 2000 Lisa Rumbewas berhasil meraih medali perak. Diikuti juga pada Olimpiade Athena 2004, ia kembali meraih medali perak untuk kategori angkat besi putri, kelas 53 kg Grup A.

Nowela Elisabeth Mikhelia Auparay

Nowela lahir di Wamena pada 19 Desember 1987. Saat ini usianya menginjak 33 tahun. Nowela merupakan seorang penyanyi Indonesia yang berhasil menjadi juara pada ajang pencarian bakat Indonesian Idol tahun 2014. Dalam ketatnya persaingan, Nowela menonjol dengan vokal khasnya yang kuat.

Beberapa singel Nowela yaitu, Membawa Cinta (2014), Kehabisan Kata (2015), Cinta Kita Beda ft. Kevin Lim (2015), Kekasih Bukan (2016) dan masih banyak lagi.

Yuliana Fonataba

Yuliana Fonataba merupakan seorang presenter acara Liputan 6 yang tayang di SCTV.  Yuliana terpilih sebagai presenter setelah mengikuti casting yang di adakan SCTV di Jogjakarta. Sebelumnya Yuliana Fonataba pernah menjadi Duta Muda Asean 2017 dan perwakilan dari Papua di ajang Puteri Indonesia 2018. 


Selain nama-nama di atas, masih banyak anak muda Papua yang turut menorehkan prestasinya seperti Edo Kondologit penyanyi asal Sorong, Mamat Alkatiri runner up ajang Stand Up Comedy, Olvah Alhamid juara Putri Indonesia Papua Barat 2015 dan masih banyak lagi.


Setelah ko juga terhipnotis oleh pesona Papua, sekarang saatnya Kangpho dan Drawa akan ajak ko menengok persiapan PON XX Papua yang akan dilaksanakan Oktober nanti.

Pertama, bagaimana kalau kitorang ke Stadion Lukas Enembe dulu? Lets go!


Stadion Lukas Enembe

Sumber: kompas.com

Stadion Papua Bangkit yang menjadi venue utama dalam pelaksanaan PON XX Papua resmi berganti nama menjadi Stadion Lukas Enembe. Terpilihnya Papua sebagai tuan rumah tidak lepas dari sosok Lukas Enembe sebagai Gubernur Papua.

Dari situlah akhirnya pembangunan sejumlah infrastruktur mulai gencar dilakukan. Stadion Lukas Enembe dibangun di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura. Seluruh pembiayaan stadion tersebut dibebankan ke APBD Provinsi Papua. Tak tanggung-tanggung stadion yang dibangun di atas tanah seluas 13 hektar yang mampu menampung hingga 40.000 penonton tersebut bernilai sebesar 1.3 triliun.

Stadion Lukas Enembe menjadi satu stadion termegah di Indonesia dengan Standar Internasional dan FIFA. Bahkan kemegahan stadion ini bisa disamakan dengan stadion Gelora Bung Karno di Senayan Jakarta. Maka tak heran jika Stadion Lukas Enembe menjadi salah satu unsur dalam logo PON XX Papua.

Makna logo PON XX Papua

  • Stadion Papua Bangkit
    Melambangkan bentuk stadion kebanggaan Papua
  • Motif Khas Papua
    Mewakili keragaman budaya Papua yang mempunyai bentuk khas dari ukiran Papua

  • Tiga Lingkaran/Ring
    Melambangkan prestasi dan solidaritas akan menjadi pemersatu rakyat dalam olahraga akan tetap kokoh dan abadi bila didasari prinsip yang berkebangsaan satu berbahasa satu dan bertanah air satu. Selain itu simbo, ini juga mewakili 3 ring dalam logo KONI sebagai wadah induk olahraga prestasi Indonesia.
  • Segitiga Menjulang/Gunung
    Melambangkan banyaknya sumber kekayaan alam yang melimpah di Papua


Klaster Pelaksanaan PON XX Papua

Sempat ditunda selama satu tahun, kini persiapan pelaksanaan PON XX Papua telah benar-benar siap. Nantinya PON XX Papua akan dilakukan di empat klaster yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Merauke dan Kabupaten Mimika dengan fasilitas memadai sesuai cabang olahraga masing-masing. PON XX Papua mempertandingkan sebanyak 37 cabang olahraga, 56 disiplin dan 679 nomor pertandingan dengan jumlah atlet sebanyak 6442.

1
Kota Jayapura

Kota Jayapura menjadi lokasi untuk pelaksanaan PON XX Papua dengan mempertandingkan 15 cabang olahraga dengan 22 nomor disiplin.

Pembagian cabang olahraga di klaster Kota Jayapura yaitu Renang Perairan Terbuka, Angkat Besi, Angkat Berat, Binaraga, Softball, Voli Indoor, Voli Pasir, Canoeing, Rowing, Traditional Boat Race, Layar, Taekwondo, Karate, Pencak Silat, Selam Laut, Sepak Takraw, Sepatu Roda, Sepak bola Putri, Tenis, Bulutangkis, dan Tinju.

  • Koya Koso
  • Teluk Yos Sudarso
  • Pantai Hamadi
  • Kolam Ajendam
  • Lap. Mahacandra
  • GOR Koya Timur
  • Auditorium UNCEN
  • Buper Waena
  • GOR Cendrawasih
  • Lap. Baseball dan Softball UNCEN
  • Balai Diklat Penerbangan
  • Lap. Tenis Walikota
  • GOR Waringin
  • GOR Trikora UNCEN
  • Teluk Youtefa
  • GOR Voli Koya Koso
  • Gor Koya Koso
  • Lapangan Voli Pasir Koya Koso
  • Lapangan Tenis Kantor Walikota Jayapura
  • GOR Cendrawasih
  • Stadion Mandala
  • Lapangan Panahan Jayapura
  • Lapangan Sepatu Roda Jayapura  
  • Bukit McArthur

2
Kabupaten Jayapura

Kabupaten Jayapura menjadi lokasi untuk pelaksanaan PON XX Papua dengan mempertandingkan tempat 14 cabang olahraga dan 21 nomor disiplin.

Pembagian cabang olahraga di klaster Kota Jayapura yaitu Lalu cluster Kab. Jayapura yaitu Gantole, Paralayang, Loncat Indah, Renang, Renang Artistik, Polo Air, Hoki Outdoor-Indoor, Baseball dan Sotfball, Senam Aerobik, Senam Artistik, Senam Ritmik, Muaythai, Senam Kolam, Kempo, Rugby 7’S, Menembak, Kriket, Sepak bola, dan Panahan.

  • Lukas Enembe Sport Complex
  • Stadion Lukas Enembe
  • Istora Lukas Enembe
  • Arena Menembak Indoor Lukas Enembe
  • Arena Akuatik Kampung Harapan
  • Doyo Baru Sport Complex
  • Gor Hoki Doyo Baru
  • Lapangan Hoki Doyo Baru
  • Lapangan Kriket Doyo Baru
  • Uncen  
  • Stadion Mahachandra Uncen
  • Lap. Baseball dan Softball Uncen
  • Auditorium Uncen
  • GOR Rudy Resnawan
  • GOR STT Gidi Sentani
  • Stadion Barnabas Youwe
  • GOR Toware
  • Arena Dayung Jayapura
  • Bukit Teletubis Doya Lama

3
Kabupaten Mimika

Kabupaten Mimika menjadi lokasi untuk pelaksanaan PON XX Papua dengan mempertandingkan 9 cabang olahraga dan 12 nomor disiplin.

Pembagian cabang olahraga di klaster Kabupaten Mimika yaitu Terjun Payung, Aeromodeling, Terbang Layang,  Atletik, Bola Basket, Biliar, Panjat Tebing, Futsal, Bola Tangan, Judo, dan Tarung Derajat.

  • Mimika Sport Complex
  • Stadion Mimika    Atletik
  • GOR Mimika
  • GOR Billiar Mimika
  • Panjat Tebing Mimika
  • GOR Futsal Mimika
  • GOR Eme Neme Yauware
  • Lanud Timika Moses Kilangin
  • GOR Basket Mimika Sport Center

4
Kabupaten Merauke

Kabupaten Merauke menjadi lokasi untuk pelaksanaan PON XX Papua dengan Mempertandingkan 6 cabang olahraga dengan 6 disiplin. Pembagian cabang olahraga di klaster Merauke yaitu Bermotor, Catur, Wushu, Anggar, dan Sepak bola Putri.

  • Gedung Pertemuan Bella Fiesta
  • GOR Lantamal
  • Jalan Raya
  • Stadion Katapal
  • Tanah Miring
  • GOR Koni I Head Sai
  • Swiss Bel-Hotel
  • GOR Merauke
  • Sirkuit Balap Motor Distrik Tanah Miring


Yuk, Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Pergelaran PON XX Papua 2021
Sumber: instagram.com/raffinagita1717

Berbagai dukungan datang dari para tokoh masyarakat untuk menyukseskan PON XX yang akan dilaksanakan di Provinsi Papua. Tidak hanya tokoh masyarakat di Papua saja, diharapkan dukungan tersebut juga datang dari seluruh masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Jelang 100 hari menuju pelaksanaan PON XX Papua beragam program seru pun dihadirkan. Program seru itu diberi nama PONDEMI lantaran PON XX kali ini dilaksanakan di tengah Pandemi. Tagline “Bergerak Bersama” pada program ini pun dimaksudkan sebagai penyemangat buat kitorang dalam menyambut PON XX Papua meski dengan suasana yang berbeda.

PONDEMI menghadirkan tujuh program menarik, yaitu Kompetisi Blogger, Virtual Run, Virtual Ride, Kelas Inspirasi, Kolaborasi Anak Negeri, Stand Up Comedy, dan Torang Show dengan total hadiah jutaan rupiah.

Selain mengikuti PONDEMI ko juga bisa tunjukkan dukungan dengan ikut mempublikasikan seputar pelaksanaan PON XX Papua di sosial media eee.

Yuk, ajak seluruh masyarakat untuk dukung pelaksanaan PON XX Papua 2021. Torang bisa!